Sabtu, 29 September 2012

Apa yang menggerakkan kehidupan anda ?

Aku melihat bahwa pada dasarnya segala jerih payah dan keberhasilan orang didorong oleh perasaan iri hatinya  ( Pengkhotbah 4:4 )

Banyak orang digerakkan oleh rasa bersalah

Mereka menghabiskan seluruh hidup mereka dengan berlari dari rasa penyesalan dan menyembunyikan rasa malu mereka. Orang-orang yang digerakkan oleh rasa bersalah di manipulasi oleh ingatan-ingatan. Mereka membiarkan masa lalu mereka mengendalikan masa depan mereka. Mereka sering kali secara tidak sadar menghukum diri sendiri dengan merusakkan keberhasilan mereka sendiri. Ketika Kain berdosa, rasa bersalahnya memisahkan diri dari hadirat Allah dan Allah berfirman, " Engkau menjadi seorang pelarian dan pengembara di bumi. " ( Kejadian 4:12 ) Hal tersebut menggambarkan sebagian besar orang saat ini, yang menjalani kehidupan tanpa suatu tujuan.

Kita adalah produk dari masa lalu kita, tetapi kita tidak perlu menjadi tawanan masa lalu. Tujuan Allah tidak dibatasi oleh masa lalu anda. Dia mengubah seorang pembunuh bernama Musa menjadi seorang pemimpin dan seorang pengecut bernama Gideon menjadi seorang pahlawan yang gagah berani, dan Dia juga mampu melakukan hal-hal ajaib dalam sisa hidup anda. Allah ahli dalam memberi orang-orang suatu awal yang baru. Alkitab berkata, " Alangkah bahagianya orang-orang yang kesalahannya telah diampunkan ! ... Alangkah leganya hati orang yang telah mengakui dosa-dosanya dan Allah telah menghapus semua dosa itu. " ( Mazmur 32:1 )

Banyak orang digerakkan oleh kebencian dan kemarahan

Mereka mempertahankan kepahitan dan tidak pernah sembuh darinya. Bukannya melepaskan penderitaan mereka melalui pengampunan, mereka mengulanginya berkali-kali dalam pikiran mereka. Sebagian orang yang digerakkan oleh kebencian bersifat " bungkam " dan menyimpan sendiri kemarahan mereka, sementara sebagian lain bersikap " amat marah " dan mencetuskannya kepada orang lain. Kedua tanggapan tersebut tidak sehat dan tidak berguna.

Kebencian selalu lebih melukai anda ketimbang orang yang anda benci. Sementara orang yang menyakiti hati anda mungkin telah melupakan perbuatan mereka tersebut dan melanjutkan hidup, anda terus dipenuhi penderitaan anda, dengan mengabadikan masa lalu.

Perhatikan : Orang-orang yang melukai anda pada masa lalu tidak mungkin terus melukai anda sekarang kecuali jika anda mempertahankan rasa sakit itu melalui kebencian. Masa lalu anda adalah masa lalu ! tidak ada yang bisa mengubahnya. Anda hanya melukai diri dengan kepahitan anda. Demi diri anda sendiri, belajarlah dari masa lalu tersebut, lalu jangan mengingatnya lagi. Alkitab berkata, " Hanyalah orang yang bodoh saja yang mati sebab sakit hatinya. " ( Ayub 5:2 )

Banyak orang digerakkan oleh rasa takut

Ketakutan-ketakutan mereka mungkin merupakan akibat dari adanya pengalaman traumatis, harapan-harapan yang tidak masuk akal, bertumbuh dalam keluarga dengan pengawasan keras, atau bahkan kecenderungan genetik. Tanpa memandang penyebabnya, orang-orang yang digerakkan oleh ketakutan sering kali kehilangan kesempatan-kesempatan besar karena mereka takut untuk menanggung risiko. Sebaliknya, mereka mencari aman, menghindari risiko-risiko dan berupaya untuk memelihara status quo.

Ketakutan adalah penjara yang dibangun oleh diri sendiri yang akan menghalangi anda untuk menjadi apa yang Allah maksudkan bagi anda. Anda harus bergerak melawannya dengan senjata iman dan kasih. Alkitab mengatakan, " Di dalam kasih tidak ada ketakutan : kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan; sebab ketakutan mengandung hukuman dan barang siapa takut, ia tidak sempurna di dalam kasih. " ( 1 Yohanes 4:18 )

Banyak orang digerakkan oleh materialisme

Keinginan mereka untuk memiliki menjadi keseluruhan sasaran kehidupan mereka. Gerakkan hati untuk selalu ingin lebih ini didasarkan pada kesalahpahaman bahwa memiliki lebih banyak akan membuat orang lebih bahagia, lebih penting, dan lebih aman, tetapi ketiga gagasan ini tidak benar. Hal-hal yang dimiliki hanya memberikan kebahagiaan sementara. Karena hal-hal tidak berubah, kita akhirnya menjadi bosan dengannya, dan selanjutnya mengingini jenis-jenis yang lebih baru, yang lebih besar dan lebih baik.

mitos mengenai uang, bahwa memiliki lebih banyak uang akan membuat saya lebih aman. Tidak akan demikian. Kekayaan bisa hilang dalam sekejap melalui berbagai faktor yang tidak bisa dikendalikan. Rasa aman yang sesungguhnya hanya bisa ditemukan di dalam apa yang tidak pernah bisa diambil dari anda, yaitu hubungan anda dengan Allah. 

Banyak orang digerakkan oleh kebutuhan akan pengakuan

Mereka membiarkan harapan-harapan orang tua atau pasangan atau anak atau guru-guru atau teman mengendalikan kehidupan mereka. Banyak orang dewasa tetap berusaha untuk mendapatkan pengakuan orang tua yang tidak bisa disenangkan. Orang lain digerakkan oleh tekanan teman sebaya, selalu khawatir oleh apa yang mungkin di pikir oleh orang lain. Sayangnya, orang-orang yang mengikuti orang banyak biasanya terpengaruh oleh pantangan orang banyak itu.

Saya tidak mengetahui semua kunci menuju keberhasilan, tetapi salah satu kunci menuju kegagalan adalah berusaha menyenangkan semua orang. Dikendalikan oleh pendapat orang lain adalah cara yang pasti untuk kehilangan tujuan-tujuan Allah bagi kehidupan anda. Yesus berkata, " Tak seorang pun dapat mengabdi kepada dua tuan. " ( Matius 6:24 )

Ada kekuatan lain yang bisa menggerakkan kehidupan anda, tetapi semuanya akan membawa kepada jalan buntu. Bagaimana menjalani suatu kehidupan yang memiliki tujuan ? yaitu suatu kehidupan yang dituntun, dikendalikan, dan dipimpin oleh tujuan-tujuan Allah. Tidak ada hal yang lebih penting dari pada mengetahui tujuan-tujuan Allah bagi kehidupan anda, dan tidak ada yang bisa mengganti kerugiannya jika anda tidak mengetahui tujuan-tujuan tersebut, entah itu keberhasilan, kekayaan, kepopuleran, ataupun kesenangan. Tanpa suatu tujuan, kehidupan bagaikan gerakan tanpa makna, kegiatan tanpa arah, dan peristiwa tanpa alasan. Tanpa suatu tujuan, kehidupan tidak berarti.

Senin, 17 September 2012

Anda ada bukan karena kebetulan

Beginilah firman TUHAN yang menjadikan engkau, yang membentuk engkau sejak dari kandungan.

Kelahiran anda bukanlah suatu kesalahan atau kesialan, dan kehidupan anda bukanlah yang tidak diharapkan dari alam. Orang tua anda mungkin tidak merencanakan anda, tetapi Allah merencanakannya. Dia tidak terkejut sama sekali dengan kelahiran anda. Sesungguhnya, Dia mengharapkannya.

Jauh sebelum anda ada dalam benak orang tua anda, anda sudah ada dalam pikiran Allah. Dia memikirkan anda terlebih dahulu. Bukan karena nasib, bukan karena kesempatan, bukan karena keberuntungan, juga bukan karena kebetulan, anda bernafas saat ini. Anda hidup karena Allah ingin menciptakan anda ! Alkitab berkata, " Tuhan akan menggenapi tujuan-Nya bagiku. " ( Mazmur 138:8a )

Allah merancang setiap bagian tubuh anda. Dia dengan terencana memilih ras anda, warna kulit anda, rambut anda, dan setiap karakteristik lainnya. Dia merancang dan membuat tubuh anda seperti yang Dia inginkan. Dia juga menentukan talenta-talenta alami yang akan anda miliki dan keunikan dari kepribadian anda. Alkitab berkata, " Engkau mengenalku lahir dan batin, engkau mengenal setiap tulang dalam tubuhku; Engkau mengetahui persis bagaimana aku dijadikan, sedikit demi sedikit, bagaimana aku dipahat dari kehampaan menjadi sesuatu. " ( Mazmur 139:15 )

Karena Allah membuat anda untuk suatu alasan, Dia juga memutuskan kapan anda akan dilahirkan dan berapa lama anda akan hidup. Dia terlebih dulu sudah merencanakan hari-hari hidup anda, memilih waktu yang tepat untuk kelahiran dan kematian anda. Alkitab berfirman, " Sebelum aku lahir, Engkau telah melihat aku. Sebelum aku mulai bernafas, Engkau telah merencanakan setiap hari hidupku. Setiap hariku tercantum dalam kitab itu. " ( Mazmur 139:16 )

 Allah juga merencanakan di mana anda akan dilahirkan dan di mana anda akan hidup untuk tujuan-Nya. Ras dan kebangsaan anda bukan suatu kebetulan. Allah tidak membiarkan satu bagian pun terjadi secara untung-untungan. Dia merencanakan semuanya untuk tujuan-Nya. Alkitab berkata, " Dari satu orang saja Ia telah menjadikan semua bangsa ... dan Ia telah menentukan musim-musim bagi mereka dan batas-batas kediaman mereka. " ( Kisah 17:26 ) Tidak ada satu hal pun dalam hidup anda yang terjadi dengan semuanya. Semuanya untuk suatu tujuan.

Yang paling mengagumkan, Allah menentukan bagaimana anda akan dilahirkan. Tanpa memandang kondisi kelahiran anda atau siapa orang tua anda, Allah memiliki rencana ketika menciptakan anda. Tidak peduli apakah orang tua anda baik, buruk atau acuh tak acuh. Allah mengetahui bahwa mereka berdua benar-benar memiliki sifat-sifat genetik yang tepat untuk menciptakan anda yang sudah ada dalam pikiran-pikiran-Nya. Mereka memiliki DNA yang Allah inginkan untuk menjadikan anda.

Walaupun ada orang tua yang tidak sah, tidak ada anak-anak yang tidak sah. Banyak anak tidak direncanakan oleh orang tua mereka, tetapi mereka bukanlah tidak direncanakan oleh Allah. Tujuan Allah memperhitungkan juga kesalahan manusia, dan bahkan dosa.

Allah tidak pernah melakukan apa pun secara kebetulan, dan Dia tidak pernah membuat kesalahan. Dia memiliki alasan untuk segala sesuatu yang Dia ciptakan. Setiap tumbuhan dan binatang direncanakan oleh Allah, dan setiap orang dirancang dengan suatu tujuan di dalam pikiran. Motivasi Allah dalam menciptakan anda adalah kasih-Nya. Alkitab mengatakan, " Jauh sebelum dunia dijadikan Allah telah merancang kita di dalam pikiran-Nya, menetapkan kita sebagai pusat kasih-Nya. " ( Efesus1:4a )

Allah memikirkan anda bahkan sebelum Dia menjadikan dunia. Sebetulnya, inilah sebabnya Dia menciptakan dunia. Allah merancang lingkungan planet ini hanya agar kita bisa hidup di dalamnya. Kita adalah pusat kasih-Nya dan merupakan yang paling berharga dari semua ciptaan-Nya. Alkitab berkata, " Atas kehendak-Nya sendiri Ia telah menjadikan kita oleh firman kebenaran, supaya kita pada tingkat yang tertentu menjadi anak sulung di antara semua ciptaan-Nya. " ( Yakobus 1:18 ) Betapa Allah begitu mengasihi dan menghargai anda !

Allah tidak serampangan; Dia merencanakan semuanya dengan ketepatan yang luar biasa. Semakin hebat ahli-ahli fisika, biologi, dan ilmuwan lainnya mempelajari alam semesta, semakin baik kita memahami betapa alam semesta secara unik pas bagi keberadaan kita, dirancang dan dibuat dengan kekhususan-kekhususan yang tepat yang memungkinkan manusia hidup.



Mengapa Allah melakukan semuanya ini ? Mengapa Dia bersusah-payah menciptakan sebuah alam semesta bagi kita ? Karena Dia adalah Allah yang kasih. Jenis kasih ini sulit untuk dipahami, tetapi benar-benar bisa dipercayai. Anda diciptakan sebagai sasaran khusus dari kasih Allah ! Allah menjadikan anda supaya Dia bisa mengasihi anda. Inilah sebuah kebenaran untuk dijadikan landasan kehidupan kita.

Alkitab berkata, " Allah adalah kasih. " ( 1 Yohanes 4:8 ) Ayat ini tidak berkata Allah memiliki kasih. Dia adalah kasih ! Kasih adalah hakikat karakter Allah. Ada kasih yang sempurna dalam persekutuan Trinitas, jadi Allah tidak perlu menciptakan anda. Dia tidaklah kesepian. Tetapi Dia ingin menciptakan anda untuk menyatakan kasih-Nya. Allah berfirman, " Dengarkanlah Aku ... hai orang-orang yang Ku dukung sejak dari kandungan, hai orang-orang yang Ku junjung sejak dari rahim. Sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu. Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus; Aku mau memikul kamu dan menyelamatkan kamu. " ( Yesaya 46:3-4 )

Rabu, 12 September 2012

Sesungguhnya untuk apakah aku ada di dunia ?

Siapa mempercayakan dirinya kepada kekayaannya akan jatuh, tetapi orang benar akan tumbuh seperti daun muda (Ams 11:28 )

Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, ... Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak khawatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah. ( Yeremia 17:7-8 )

Karena di dalam Dialah  telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di surga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, ... segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia. ( Kolose 1:16 )

Tujuan hidup anda jauh lebih besar dari pada prestasi pribadi anda, ketenangan pikiran anda, atau bahkan kebahagiaan anda. Ini  jauh lebih besar dari pada keluarga anda, karier anda, atau bahkan mimpi-mimpi terliar dan ambisi anda. Jika anda ingin tahu mengapa anda ditempatkan di planet ini, anda harus memulainya dengan Allah, anda dilahirkan oleh tujuan-Nya dan untuk tujuan-Nya.

Pencarian tujuan hidup telah membingungkan banyak orang selama ribuan tahun. Ini karena kita pada umumnya memulai dengan titik awal yang keliru, yaitu diri kita sendiri. Kita mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang berpusat pada diri sendiri seperti ingin menjadi apakah aku kelak ? Apa yang sebaiknya aku lakukan dengan hidupku ? Apakah sasaran-sasaranku, ambisi-ambisiku, impian-impianku untuk masa depanku ? Tetapi memusatkan perhatian pada diri sendiri tidak akan pernah menyingkapkan tujuan hidup kita. Alkitab berkata, " Bahwa di dalam tangan-Nya terletak nyawa segala yang hidup dan nafas setiap manusia. " (Ayub 12:10 )

Bertentangan dengan apa yang banyak dikatakan oleh buku-buku, film-film dan seminar-seminar terkenal, anda tidak akan menemukan makna hidup anda sendiri. Anda mungkin telah mencobanya. Bukan anda yang menciptakan diri anda, jadi anda sama sekali tidak mengetahui, untuk apa anda diciptakan ! Jika saya memberi anda suatu barang yang belum pernah anda lihat, anda tidak akan mengetahui keinginannya, dan barang tersebut juga tidak akan bisa memberi tahu anda. Hanya pencipta atau buku panduan pemiliknya yang bisa mengungkapkan kegunaan barang itu.

Saya pernah tersesat di pegunungan.  Ketika saya berhenti untuk menanyakan arah pada suatu area perkemahan, saya diberi tahu, " Anda tidak akan bisa ke sana dari sini. Anda harus mulai dari sisi lain gunung tersebut !" Demikian juga, anda tidak bisa sampai pada tujuan hidup anda bila memulainya dengan berpusat pada diri sendiri. Anda harus mengawalinya dengan Allah, Pencipta anda. Anda ada hanya karena Allah menghendaki anda ada. Anda diciptakan oleh Allah dan untuk Allah dan sebelum anda memahaminya, kehidupan tidak akan pernah bisa dipahami hanya di dalam Allahlah kita menemukan asal-usul kita, identitas kita, makna kita, tujuan kita, pentingnya kita, dan masa depan kita. Setiap jalan membawa kepada jalan buntu.

Banyak orang berupaya memanfaatkan Allah untuk aktualisasi diri mereka sendiri, tetapi ini merupakan pemutarbalikkan alam dan pasti gagal. Anda dijadikan untuk Allah, bukan sebaliknya, dan hidup berarti membiarkan Allah memakai anda bagi tujuan-Nya, bukan anda yang menggunakan Allah bagi tujuan anda sendiri. Alkitab berkata, " Karena memikirkan hal-hal yang dari daging merupakan jalan buntu; perhatikan kepada Allah membawa kita ke tempat terbuka, yaitu kepada kehidupan yang bebas dan luas. " ( Roma 8:6 )

Saya telah membaca banyak buku yang menunjukkan cara-cara untuk menemukan tujuan hidup saya. Semua buku tersebut bisa dikelompokkan sebagai buku-buku untuk " menolong diri sendiri " karena buku-buku tersebut mendekati pokok bahasan dari sudut pandang yang berpusat pada diri sendiri. buku-buku untuk menolong diri sendiri, bahkan yang merupakan buku-buku Kristen, biasanya menawarkan beberapa langkah serupa yang bisa diramalkan untuk menemukan tujuan hidup anda :
  • Pertimbangkan impian-impian anda.
  • Perjelas nilai-nilai anda.
  • Tetapkan beberapa sasaran.
  • Temukan kelebihan-kelebihan anda.
  • Miliki tujuan yang tinggi.
  • Capailah !
  • Disiplinkan diri !
  • Yakinlah anda bisa meraih sasaran-sasaran anda.
  • Libatkan orang lain.
  • Jangan pernah menyerah

Tentu saja, rekomendasi tersebut sering kali menghasilkan sukses yang besar. Anda biasanya bisa berhasil dalam meraih suatu sasaran jika anda berkonsentrasi pada sasaran tersebut. Tetapi mencapai sukses dan memenuhi tujuan hidup anda sama sekali bukan hal yang sama ! Anda bisa mencapai semua sasaran-sasaran pribadi anda, menjadi luar biasa berhasil dalam standar dunia, dan tetap tidak mengetahui tujuan-tujuan yang untuknya Allah menciptakan anda. Alkitab mengatakan, " Menolong diri sendiri sama sekali tidak menolong, mengorbankan dirilah caranya, untuk menemukan diri anda, diri sejati anda. " ( Matius 16:25 ).

Lalu, bagaimana anda menemukan tujuan Allah menciptakan anda ? anda memiliki hanya dua pilihan. pilihan pertama anda adalah spekulasi. Inilah pilihan sebagian besar orang. mereka menebak, mereka menduga, mereka berteori. Ketika orang berkata, " saya selalu berfikir bahwa kehidupan adalah ..., " yang mereka maksudkan, " Inilah perkiraan terbaik yang bisa saya hasilkan. "

Selama ribuan tahun, filsuf-filsuf hebat telah berdiskusi dan berspekulasi tentang makna kehidupan. Filsafat adalah suatu ilmu penting dan memiliki manfaat, tetapi apabila filsafat menentukan tujuan hidup itu pun hanya menebak, bahkan filsuf-filsuf yang paling bijak pun sama.

Untunglah, ada suatu pilihan lain dari spekulasi mengenai makna dan tujuan hidup. Yaitu penyataan. Kita bisa melihat pada apa yang telah Allah nyatakan tentang kehidupan di dalam firman-Nya. Cara termudah untuk menemukan tujuan sebuah barang adalah bertanya kepada penciptanya. Hal yang sama berlaku untuk menemukan tujuan hidup anda : tanyakan pada Allah.



Allah tidak meninggalkan kita di dalam kegelapan untuk bertanya-tanya dan menebak. Dengan jelas Dia telah menyatakan lima tujuan-Nya untuk kehidupan kita di dalam Alkitab. Alkitab ialah buku panduan kita, yang menjelaskan mengapa kita hidup, bagaimana kehidupan berjalan, apa yang harus dihindari, dan apa yang bisa terjadi pada masa depan. Alkitab menjelaskan apa yang tidak mungkin diketahui oleh buku untuk menolong diri sendiri atau buku filsafat. Alkitab berkata, " Hikmat Allah ... tersembunyi jauh di dalam maksud-maksud-Nya ...Apa yang Allah tentukan sebagai cara untuk memunculkan hal terbaik yang Ia ciptakan di dalam kita bukanlah berita terbaru, melainkan lebih merupakan berita tertua. " ( 1 Korintus 2:7 ).

Allah bukan sekadar titik awal dalam kehidupan anda; Dialah sumber kehidupan. Untuk menemukan tujuan hidup anda, anda harus melihat firman Allah, bukan hikmat dunia. Anda harus membangun kehidupan anda di atas kebenaran-kebenaran kekal, bukan psikologi umum, motivasi sukses, atau kisah-kisah yang memberi inspirasi. Alkitab berkata, " Di dalam Kristuslah kita menemukan siapa kita dan untuk apa kita hidup. Jauh sebelum kita mendengar tentang Kristus untuk pertama kali, merancang kita bagi kehidupan yang penuh kemuliaan, bagian dari keseluruhan tujuan yang Dia kerjakan di dalam segala sesuatu dan semua orang. " ( Efesus 1:11 ). Ayat ini memberikan tiga wawasan ke dalam tujuan anda.
  1. Anda menemukan identitas dan tujuan anda melalui hubungan dengan Yesus Kristus. Jika anda tidak memiliki hubungan semacam itu, berarti anda tidak akan pernah mendapatkan tujuan hidup anda di dunia ini.
  2. Allah memikirkan Anda jauh sebelum anda pernah berpikir mengenai-Nya. Tujuan-Nya bagi kehidupan anda telah ada sebelum keberadaan anda. Dia merencanakannya sebelum anda ada, tanpa masukan anda ! anda boleh memilih karier anda, pasangan anda, hobi anda, dan banyak bagian lain dari kehidupan anda, tetapi anda tidak bisa memilih tujuan anda.
  3. Tujuan hidup anda sesuai dengan tujuan yang jauh lebih besar dan menyangkut alam semesta yang telah Allah rancang bagi kekekalan.